BERIKANLAH KORBAN PERSEMBAHAN, YANG BERKENAN KEPADA TUHAN


Keluaran 12: 24-28

Yang dimaksud dengan “ibadah” ialah aneka tindakan dan sikap yang menghargai dan menghormati kelayakan Allah semesta langit dan bumi yang agung. Jadi, ibadah berpusat pada Allah dan bukan pada manusia. Di dalam ibadah Kristen, kita menghampiri Allah dengan bersyukur karena apa yang telah dilakukan-Nya bagi kita di dalam Kristus dan melalui Roh Kudus. Ibadah menuntut komitmen iman dan pengakuan bahwa Dialah Allah dan Tuhan kita.
Sejarah Singkat Ibadah Kepada Allah Yang Benar.

Umat manusia telah menyembah Allah sejak awal sejarah. Adam dan Hawa secara teratur bersekutu dengan Allah di Taman Eden (bd. Kej 3:8). Baik Kain maupun Habel membawa persembahan    (bah. Ibr. minhah yang juga diterjemahkan sebagai “upeti” atau “hadiah”) berupa tanaman dan ternak kepada Tuhan (Kej 4:3-4); keturunan Set “memanggil nama Tuhan” (Kej 4:26). Nuh mendirikan mezbah bagi Tuhan untuk mempersembahkan korban bakaran setelah air bah (Kej 8:20). Abraham membangun mezbah-mezbah korban bakaran bagi Tuhan di berbagai tempat di negeri perjanjian (Kej 12:7-8; 13:4,18; 22:9) dan berbicara secara akrab dengan Dia (Kej 18:23-33; 22:11-18).

Akan tetapi, baru setelah peristiwa keluaran ketika Kemah Suci didirikan, maka ibadah yang umum memperoleh bentuknya. Setelah itu, korban-korban yang tetap dipersembahkan setiap hari dan secara khusus pada hari Sabat. Allah juga menetapkan beberapa hari raya agama tahunan sebagai saat-saat penyembahan umum bagi Israel (Kel 23:14-17; Im 1:1-7:38; 16:1-34; 23:4-44; Ul 12:1-32; 16:1-22).

Didalam Ibadah Ada 3 Macam Persembahan, Yang Berkenan Kepada Tuhan Dan Menjadi Suatu Kewajiban Bagi Umat KetebusanNya: (TB Mazm 96:8)

1.    Persembahan Tubuh (Roma 12:1)
Orang percaya seharusnya mempunyai keinginan tulus-ikhlas untuk menyenangkan hati Allah dalam kasih, pengabdian, pujian dan kekudusan, serta mempersembahkan tubuh untuk pelayanan. (1Kor 6:15,19)

2.     Persembahan Sukarela (Yakobus 1: 27)
Pola Ibadah PL umat Tuhan dituntut banyak memberikan korban, a.l : korban bakaran              (Im 1:1-17; 6:8-13), korban sajian (Im 2:1-16; 6:14-23), korban keselamatan   (Im 3:1-17; 7:11-21), korban penghapus dosa (Im 4:1-5:13; 6:24- 30) dan korban penebus salah (5:14-6:7; 7:1- 10).
Dan oleh kemurahan Tuhan seluruh korban ini telah digenapi dengan pengorbanan Yesus dikayu salib ( Ibrani 9: 14). Tetapi Tuhan masih menyisakan 1 Persembahan yang harus umat Tuhan berikan, yakni : persembahan sukarela (Bil 15:3).

3.    Persembahan Persepuluhan (Maleakhi 3:10; Kj 14:20; Ibr.7: 1-10)
Kata Ibrani untuk “persepuluhan” (_ma’ser_) secara harfiah artinya “sepersepuluh bagian”.
Di dalam hukum Allah, bangsa Israel diwajibkan untuk memberikan sepersepuluh dari ternak dan hasil tanah mereka, dan juga sepersepuluh dari penghasilan mereka, sebagai pengakuan bahwa Allah telah memberkati mereka (lih.  Im 27:30-32; Bil 18:21,26; Ul 14:22-29). Persepuluhan ini terutama dipergunakan untuk biaya-biaya ibadah dan sokongan bagi para imam. Allah  menganggap umat-Nya bertanggung jawab untuk mengatur sumber-sumber penghasilan yang telah diberikan-Nya kepada mereka di tanah perjanjian itu (Mat 25:15; Luk 19:13)

Banyak kali juga dalam sejarah PL umat Allah mementingkan diri sendiri dan menahan uang mereka daripada memberikannya kepada Tuhan dalam persepuluhan dan persembahan teratur. Ketika membangun Bait Suci yang kedua, orang Yahudi tampaknya lebih memperhatikan pembangunan rumah mereka sendiri, serta membiarkan rumah Allah dalam keadaan rusak. Akibatnya, kata Hagai, banyak orang menderita kemunduran dalam keuangan (Hag 1:3-6). Hal yang sama terjadi pada zaman nabi Maleakhi, dan sekali lagi Allah menghukum umat-Nya karena menolak untuk memberikan persepuluhan (Mal 3:9-12) bd. (Kis 5:1-11).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s